Akhir sebuah cerita

Mungkin tak pernah terlintas sedikitpun dalam fikiranku, dulu, saat pertama cerita itu dimulai. Aku lupa, kalau setiap yang ada awal, pasti suatu saat akan ada akhir.

Aku begitu menikmati alur cerita itu, menikmati semuanya. Senyum tersungging ikhlas, yang terlihat dari bibir. Gelak tawa, yang kadang membuai. Muka muram, yang membatasi tawa dan senyum. Atau ucapan-ucapan, yang membuat amarah memuncak.

Aku hanya bisa tersenyum mengingatnya, karena tak ada yang bisa terulang. Sedetikpun, tak akan terulang. Karena cerita itu telah berakhir, karena waktunya sudah habis. Aku biarkan rangkaian kata yang terajut menjadi cerita itu, aku tinggalkan di sini. Tak akan aku bawa, aku benci melihat coretan-coretannya.

Biarlah aku merajut kata lain, hingga tercipta cerita-cerita baru. Yang bisa membuatku selalu tersenyum, yang bisa begitu dekat denganku, hingga mengerti akan aku. Karena aku harus relakan ini, merelakan berakhirnya sebuah cerita.

2 Response to Akhir sebuah cerita

March 13, 2009 at 4:11 AM

dhe, inget juga satu hal..

bahwa semua yang berakhir itu

akan selalu tumbuh tunas baru

meski itu agak lama..

*pohon kali, pake tunas...kabuuurrr*

May 12, 2009 at 11:07 PM

wee... ini juga sama dengan mas pan

dah punya kerjaan baru yang lebih menghasilkan

sekarang dunia blogging kayaknya mulai

dilupakan.. monggo kalo mau lupa bentar

tapi jangan lupa ma saya to.. dukung saya

dengan meninggalkan komen di postingan saya..

hehe..

isnaini review kontes

Post a Comment