Ketakmengertian, mengapa ?

Angin malam mulai merayap masuk ke dalam tubuhku, membuat kepalaku berat dan sakit. Temaram lampu tak mampu menjadikan tubuhku sedikit hangat, dan mulai menggigil. Sementara kidung terus terdengar mengalun merdu, bercerita lewat syair- syair dahsyat tak bermakna. Gelak tawa binatang kecil yang terbang mengelilingi tubuhku tanpa lelah, terasa terus mencaci dan mencaci. Apakah itu semua adalah sebuah jawaban dari suatu tanya mengapa ?. Sementara aku masih terdiam, mencari tapi tak mengerti. Berkata, tapi tak tersirat makna di dalamnya. Atau mereka yang tak mau mengerti ?. Dan aku semakin terbuai dengan indahnya ketakmengertian, membujukku untuk tetap tersenyum saat tubuhku tak mampu lagi menahan tusukan- tusukan angin, yang semakin kejam menyiksaku. Sampai aku tak sanggup untuk mencoba berdiri, bahkan tergeletakpun. Dan menyuruhku untuk terjerembab dalam indahnya peraduan, serta terjerumus rayuan mimpi- mimpi.

1 Response to Ketakmengertian, mengapa ?

August 30, 2007 at 7:07 AM

semuanya berawal dari mimpi, so bermimpilah !

Post a Comment