Izinkan aku untuk kembali ke jalan-MU

Apa aku harus menangis ? karena kekurangan yang ada padaku. Saat ini aku sendiri, termenung mencoba menjawab tanya dalam hati. Syukurku bukan tidak ada, tapi kadang rapuh digerogoti keadaan. Rasa sepi membuat otakku berfikir teramat dalam, sampai setan berhasil merasuki syaraf- syaraf otak. Berhasil menciptakan tanya yang seharusnya tak layak jadi tanya, menidurkan aku dari kewarasan iman. Dan rasa syukurpun berangsur merapuh, terus dan terus merapuh. Aku tidak ingin menangis, hanya karena ketakmegertian yang aku cipta sendiri. Aku tahu ya Allah, sangat banyak nikmat yang Engkau berikan untukku. Ampuni aku, karena tak mampu menutup telingaku dari ocehan setan. Hingga rasa syukurku terbang bersama bualannya, terbang dan membuat aku terdiam dalam kekufuran. Tangisku bukan untuk itu, aku ingin air yang terpendam dalam kelopak mata ini keluar ketika aku menyesali semua dosa yang aku perbuat. Yang kini mulai jarang menetes karena itu, mungkin dosa- dosa yang ada sudah mulai membatu. Hingga mampu membendung, atau bahkan menutupi aliran tangis penyesalan atas dosa. Sampai keagungan nama-MU sangat jarang terdengar dalam helaan nafas, dan tak terlihat dari perilaku. Aku bersujud kepada-MU, diatas bumi yang Engkau ciptakan untukku, di bawah langit-MU yang selalu menaungiku. Meminta secuil ampun, dari kekufuran yang sering terjadi dalam hati. Memohon ampun, atas mata yang tak lagi meneteskan air mata penyesalan dosa. Karena aku tahu Engkau adalah Sang Maha Pengampun Dosa, dan izinkan aku untuk merangkak kembali kejalan-MU.


4 Response to Izinkan aku untuk kembali ke jalan-MU

Anonymous
March 1, 2009 at 7:07 PM

Mas, boleh d copy gak ya?

March 11, 2009 at 7:01 AM

silahkan.....

April 5, 2015 at 11:04 PM

mas aq copy ya.

July 31, 2015 at 11:02 AM

bro izin copy ya?....thanks

Post a Comment