17-an ( Pitulasan )

Memang Hari Ulang Tahun Republik Indonesia adalah hari yang spesial, khusunya bagi masyarakat Indonesia. Dan RT dimana aku kos, juga tak kalah ramai dalam memeriahkan HUT RI tersebut. Tentunya aku dan temen- temen kos, tak mau ketinggalan. Dengan berbekal PeDe, anak- anak kos 463 mengikuti semua kegiatan yang di selenggarakan panitia. Berawal dari jalan sehat keluarga, keluarga 463 juga ikut meramaikan. Meskipun gak malu, tapi tetep aja cuek. Karena sebelum ikut kita udah di samperin ma Pak RT untuk ikut, dan mau gak mau, ya harus mau. Dan inilah keluarga 463 saat ikut jalan sehat keluarga :
Gimana gak over PeDe, wong yang ikut kebanyakan Ibu- Ibu dan anak- anak. Dan yang menyandang sebagai anak kos, ya cuma anak- anak 463. kata temen- temen sih, “ wes, sing penting melu. Cuek wae, PeDe Bri “. Yang membuat kita haru, adalah kita bisa foto bareng ma Pak RT ( padahal setiap hari ngobrol ma beliau, he2 ).
Pak RT dengan kostum merah-putih, dan habis jalan sehat Pak RT pun di pasang di tiang bendera ( maaf Pak RT ).
Jalan sehat berakhir, dan 2 orang dari kos 463 dapat doorprise. Dan lomba selanjutnya adalah lomba volley ball plastic, volley pake bola plastik. Kalau yang ini bukan antar kos atau daftar dengan team yang kita punya sendiri, tapi antar kelompok ronda. Nah, inilah juara 1 dari lomba volley bola plastik. Karena temen satu teamku gak mau di foto, jadi cuma aku deh……!!!
Yang bikin mengejutkanku adalah isi dari kotak besar itu, adalah TV 12 inci. Gak ding, isinya tiga bungkus makanan ringan. Hadiah yang sangat istimewa, sangat jarang di temukan di mana pun juga. Setelah aku tanyakan ma Bu RT, beliau menjawab “ biar bisa di bagi- bagi pas kalian ronda “. Jawaban yang ilmiyah, sangat ilmiyah. Bener juga, kalau makanan riang kan bisa di makan ma banyak orang. Lalu aku bilang, OK deh Bu kita foto dulu kalau gitu.
Aku coba lupain masalah hadiah itu, kini saatnya pentas drama pada malam 17, atau kata orang Yogyakarta bilang “malam tirakatan”. Lagi- lagi kos 463 akan pentas, tentu dengan berbekal PeDe. Wong kita gak pernah maen drama, kok di suruh Pak RT buat maen drama. “ Sing penting maju le “, itu yang di ucapkan Pak RT saat kami gak mau untuk maen drama. Karena sudah di beri semangat oleh orang nomor satu di RT 17, anak- anak kos 463 bertekad untuk memberikan yang terbaik untuk warga RT 17 Janturan. Dengan berkolaborasi dengan anak- anak cewek kos 493, akhirnya kami pun pentas di depan ribuan orang penonton. Inilah para pemain drama musikal malam 17-an, yang berjudul “ cinta tak terpisahkan “.
Dan inilah para pemain yang ke PeDean manggung, meskipun baru pertama kali maen drama. Meskipun penuh dengan ke-nekatan, yang penting aku dan temen- temen kos ikut memeriahkan HUT RI yang ke 63. MERDEKA......!!!!

2 Response to 17-an ( Pitulasan )

August 23, 2008 at 7:11 PM

pitu pitu lasan..
aku tak semerdeka itu merayakannya. sedih lakh.. sedih lakh..

September 5, 2008 at 12:48 PM

Uhuuu.... sediiih... ditempat aku gak ada acara tujubelasan... sepi2 aja...

Post a Comment