Lindungi dia

Langkahku tak terdengar, karena aku tidak mau membangunkannya. Ku buka pintu itu dengan sangat pelan, sampai nyaris tak ada suara. Aku duduk di kursi, disamping tempat tidurnya. Mataku menelusuri setiap tubuhnya, membuat air mataku keluar tak sengaja. Ada guratan kesedihan, yang aku lihat dari muka itu. Rintihan yang mengiris hati, yang tak sadar dia keluarkan. Lihatlah Tuhan, keadaan dia. Kulit halus yang Engkau anugerahkan untuknya, kini terukir bentolan yang banyak. Tidurnya pun tidak seperti dulu, tersiksa karena harus menahan gatal pada seluruh tubuhnya. Rintihan yang tak pernah aku dengar, kini terngiang dalam telingaku. Tuhan, kalau ada dosa yang melekat padanya, hapuslah dosa itu. Aku yang duduk di sini, di samping tubuh yang selalu menjagaku dengan hatinya. Meminta kepada-MU, lindungi dia.  

1 Response to Lindungi dia

August 6, 2008 at 1:35 AM

Manusia adalah makhluk Tuhan, Terjadilah pada mereka menurut perkataanNYA, bukan karena dosa tapi itu kasih sayangNYA. Teruslah berdoa dan dekatkan diri padaNYA, mungkin ini bukan untuk yang kau lihat. mungkin itu untukmu agar kau lebih dekat padaNYA. ingat Ia berbicara bukan hanya dari hati kita saja melaikan dari diri orang lain juga. GBU PakDhe.

Feature ud jadi nh..

Post a Comment